Bengkulu – PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bengkulu menggelar Sosialisasi Wakaf Uang yang berlangsung di Ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Rabu (16/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi sekaligus mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf uang sebagai salah satu instrumen ekonomi syariah yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE., MM, Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny Pebriyanto L. Tobing, S.H., Asisten III Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Tony Elfian, Direktur Utama PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu Dendy Prasetya, SE., MM, Nazhir Tebar Bahagia Semesta Ustadz Maryono, serta para Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur Rumah Sakit, para Camat, dan tamu undangan di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars Kota Bengkulu. Selanjutnya, Direktur Utama PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu, Dendy Prasetya, SE., MM, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Wakaf Uang.
Dalam sambutannya, Dendy Prasetya mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk bersama-sama membangun budaya wakaf uang sebagai bentuk amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Menurutnya, wakaf uang merupakan instrumen ekonomi syariah yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dendy Prasetya juga menyampaikan bahwa PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) berkomitmen mengelola dana wakaf secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah. Dana wakaf yang dihimpun akan dikelola secara produktif sehingga hasil pengembangannya dapat dimanfaatkan untuk berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat.
Selanjutnya, Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE., MM, menyampaikan apresiasi kepada Bank Fadhilah atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ASN, serta jajaran Pemerintah Kota Bengkulu untuk turut berpartisipasi dalam gerakan wakaf uang sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus investasi amal jariyah.
Wali Kota menjelaskan bahwa salah satu keunggulan wakaf uang adalah nilai pokok dana wakaf tetap utuh dan tidak berkurang, sementara Bagi hasil pengelolaannya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurut beliau, konsep ini merupakan bentuk wakaf produktif yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pembangunan rumah ibadah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Bengkulu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) oleh Nazhir Tebar Bahagia Semesta, Ustadz Maryono. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan konsep wakaf uang, mekanisme pelaksanaannya, serta manfaat wakaf Uang sebagai salah satu inovasi wakaf produktif. Melalui skema ini, nilai pokok wakaf tetap terjaga, sementara bagi hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu, diharapkan gerakan wakaf uang semakin dikenal dan menjadi budaya berbagi di lingkungan ASN maupun masyarakat luas. Dengan semakin banyaknya partisipasi dalam wakaf uang, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh masyarakat yang membutuhkan serta menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di Kota Bengkulu.
“Wakaf Uang Hari Ini, Manfaatnya Mengalir Sepanjang Masa.”



